Artanwes.id – Tongkat komando pemerintahan di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, resmi berpindah tangan. Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, secara langsung melantik Hadi Susilo sebagai Kepala Desa (Kades) Pengganti Antar Waktu (PAW) di Kantor Desa Sebakung Jaya, Rabu (26/5/2026).
Hadi Susilo didapuk untuk meneruskan masa bakti periode 2022–2030. Ia mengisi kekosongan kursi yang ditinggalkan oleh kades sebelumnya, Sajidin, yang resmi mengundurkan diri terhitung sejak 28 Mei 2025 lalu lantaran diterima sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Sesaat setelah melantik, Bupati Mudyat Noor langsung memberikan instruksi tegas. Ia meminta Hadi Susilo untuk segera merajut komunikasi lintas sektoral dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh agama, hingga kelompok pemuda demi menjaga ritme pemerintahan yang harmonis.
Namun, sorotan paling tajam dari Bupati Mudyat tertuju pada urusan tata kelola Dana Desa. Di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang lesu, Mudyat mewanti-wanti agar aliran dana desa tidak dihabiskan semata-mata untuk memoles infrastruktur beton.
Ia menginstruksikan agar arah kebijakan desa dibanting setir untuk memprioritaskan pemulihan ekonomi kerakyatan secara transparan dan akuntabel. Sektor-sektor vital penyambung hidup warga, seperti pertanian, perikanan, hingga penguatan mesin bisnis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), harus menjadi panglima.
“Kita ingin dana desa benar-benar dioptimalkan untuk memompa ekonomi masyarakat bawah. Infrastruktur memang penting, tetapi yang jauh lebih utama adalah perut masyarakat harus sejahtera. Percuma jalan kita bagus kalau urat nadi ekonomi masyarakatnya lemah,” tegas Mudyat memberikan pesan menohok.
Lebih jauh, Mudyat mengingatkan posisi strategis PPU sebagai beranda Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia tidak ingin desa-desa di PPU hanya menjadi penonton di tengah laju pembangunan megaproyek tersebut.
“Kita berharap desa di PPU mampu menopang pasokan kebutuhan ekonomi IKN. Kualitas sumber daya manusia dan ekonomi desa harus diperkuat agar warga kita tidak tertinggal,” imbuhnya.
Rangkaian acara hari itu juga diwarnai dengan pelantikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Desa Sebakung Jaya oleh Ketua TP PKK Kecamatan. Bupati Mudyat turut memberikan ucapan selamat sekaligus menekankan peran sentral PKK sebagai motor penggerak ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan di tingkat keluarga.
Menutup arahannya, Mudyat menyerukan rekonsiliasi dan persatuan kepada seluruh elemen masyarakat Desa Sebakung Jaya untuk mendukung penuh kepemimpinan Kades yang baru. “Saatnya kita bersatu, bergandengan tangan membangun desa agar Sebakung Jaya semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini turut disaksikan oleh deretan pejabat teras, di antaranya anggota DPRD PPU, Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, Ketua TP PKK PPU Dewi Yuliana, Camat Babulu Yayu Eka Pratiwi, serta jajaran Asisten, Tenaga Ahli Bupati, dan pejabat terkait di lingkup Pemkab PPU.














