Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvertorialDaerahPenajamTerkini

PPU Tetap Kirim Duta Terbaik ke Ajang Duta Wisata Kaltim 2026

6
×

PPU Tetap Kirim Duta Terbaik ke Ajang Duta Wisata Kaltim 2026

Sebarkan artikel ini

Penajam – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan tetap berpartisipasi aktif dalam ajang Duta Wisata tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2026 yang akan digelar pada 27 November mendatang.

Kepastian ini menjadi bukti komitmen PPU dalam menjaga keberlanjutan regenerasi duta pariwisata daerah, meskipun pelaksanaan di tingkat provinsi berlangsung cukup mendadak.

Kepala Disbudpar PPU, Safwana, menjelaskan bahwa pada awalnya Provinsi menginformasikan tidak akan menggelar ajang duta wisata tahun 2026, sehingga agenda tersebut tidak masuk dalam anggaran murni Disbudpar.

“Surat dari Dispar Provinsi baru masuk belakangan, jadi pelaksanaannya memang terkesan mendadak dan tidak teralokasi di anggaran murni,” ujarnya.

Meski demikian, Disbudpar PPU tetap memberikan dukungan penuh. Tahun ini PPU mengirimkan tiga wakil terbaik, yakni sepasang Duta Wisata dan satu Putri Pariwisata yang merupakan pemenang Wakil I Duta Wisata PPU tahun 2025.

Ketiga wakil tersebut adalah Herawati (24) sebagai Putri Pariwisata PPU, serta Nur Aulia Rahma (18) dan Muhammad Akbar Syahril (21) sebagai Duta Wisata PPU.

Dukungan Disbudpar diberikan melalui pemenuhan kelengkapan administrasi dan pembinaan, sementara untuk kebutuhan lainnya turut didukung oleh Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) PPU melalui kemitraan dan sponsor.

“Untuk dukungan administrasi sudah kita lengkapi sepenuhnya. Adwindo juga sangat bagus membantu mencari dukungan di luar kedinasan,” jelas Safwana.

Partisipasi tahun ini juga membawa harapan besar. Mengacu pada jejak prestasi sebelumnya, PPU pernah meraih gelar Putri Pariwisata Indonesia pada tahun 2022 dan kembali pada 2025 melalui Nabila Putri Giswatama. Bahkan pada tahun 2015, PPU pernah dalam situasi serupa, tetap mengirim wakil dari angkatan sebelumnya dan tetap berprestasi.

Para duta yang akan berangkat pun telah menyiapkan program unggulan. Herawati mengusung program yang fokus pada pengenalan rumah adat PPU kepada generasi muda, sementara Nur Aulia dan Akbar mengusung program yang mengedepankan promosi wisata bahari dan edukasi pelestarian terumbu karang di Pulau Gusung.

Disbudpar optimis, dengan bekal program yang relevan dengan isu budaya dan lingkungan, serta momentum pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), duta wisata PPU dapat memperkenalkan identitas Benuo Taka secara lebih luas di tingkat provinsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *