Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Terkini

Gali Potensi Fiskal di Forum APKASI 2026, Bupati Mudyat Noor Bawa Misi Kolaborasi untuk PPU

161
×

Gali Potensi Fiskal di Forum APKASI 2026, Bupati Mudyat Noor Bawa Misi Kolaborasi untuk PPU

Sebarkan artikel ini

Artanews.id – Ambisi untuk mengerek kemandirian fiskal dan menghadirkan pelayanan publik kelas wahid terus diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Komitmen ini ditunjukkan langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, saat merapat ke Forum Dialog Otonomi Daerah dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Berlangsung di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis (2/7/2026), forum level nasional ini menjadi panggung strategis bagi para kepala daerah untuk saling bertukar gagasan, membedah praktik terbaik (best practice), dan memperkokoh kolaborasi lintas wilayah.

“Sinergi yang terjalin erat dari forum ini kami harapkan mampu memberikan suntikan manfaat nyata bagi kemajuan Kabupaten PPU, sekaligus mendukung penuh akselerasi pembangunan nasional,” ungkap Mudyat Noor di sela-sela kegiatan.

Menurut Mudyat, kehadiran Pemkab PPU di pusaran APKASI adalah wujud nyata komitmen daerah untuk tak berjuang sendirian. Ia menaruh ekspektasi agar silaturahmi antarkabupaten se-Nusantara ini mampu menetaskan kolaborasi yang produktif—baik dalam hal pemerataan pembangunan, peningkatan daya saing, maupun penciptaan inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Forum dialog bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto. Tahun ini, APKASI secara tajam mengusung tema sentral: “Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah Melalui Optimalisasi Sumber Pendapatan Daerah.”

Dalam arahan strategisnya, Bima Arya menitikberatkan muruah otonomi daerah pada kekuatan kemandirian fiskalnya. Ia mendesak para “nakhoda” daerah untuk memutar otak lebih keras dalam menggali dan mengoptimalkan ceruk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Setiap kepala daerah dituntut mampu membangun branding daerah yang berkarakter kuat, serta menciptakan berbagai terobosan inovasi yang ampuh menjadi magnet penarik investasi dan pendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal,” tegas Bima Arya di hadapan para bupati.

Selaras dengan visi Wamendagri, Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi, menegaskan posisi vital asosiasi tersebut. Baginya, APKASI bukan sekadar wadah seremonial rutin, melainkan ruang negosiasi dan advokasi yang strategis bagi pemerintah kabupaten untuk mengurai berbagai benang kusut problematika pembangunan daerah.

Melalui perhelatan akbar di Deli Serdang ini, Bursah berharap akan lahir deretan gagasan segar dan kerja sama konkret antarkabupaten. Tujuannya bermuara pada satu titik: mempertebal kapasitas pemerintah daerah dalam mengeksekusi pembangunan yang berkelanjutan serta membawa asas manfaat yang langsung dirasakan oleh rakyat di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *