Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvertorialDaerahPenajam

Disbudpar PPU Dorong Festival Nondoi Masuk Kalender Karisma Event Nusantara

10
×

Disbudpar PPU Dorong Festival Nondoi Masuk Kalender Karisma Event Nusantara

Sebarkan artikel ini

Penajam – Festival Belian Adat Paser Nondoi, ritual adat masyarakat Paser di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dibidik masuk Karisma Event Nusantara (KEN), kalender event pariwisata nasional yang digelar Kementerian Pariwisata.

 

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU menilai Nondoi memiliki kekuatan sebagai event berbasis budaya. Karenanya, agenda tahunan tersebut disiapkan untuk didorong memenuhi persyaratan KEN.

 

Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar PPU, Yudhistira Arlianta, mengatakan pengusulan Festival Nondoi tidak berhenti pada penyampaian agenda, tetapi harus diikuti penyesuaian sejumlah persyaratan administrasi dan konsep event.

 

“Kami ingin Nondoi masuk KEN karena kekuatan utamanya ada pada budaya. Setelah ini konsepnya akan kami dudukkan kembali bersama teman-teman LAP,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).

 

Menurut dia, event berbasis budaya memiliki peluang kuat untuk mendapat perhatian dalam kurasi KEN.

 

Disbudpar PPU akan menyiapkan Festival Nondoi agar tetap membawa identitas adat sekaligus mampu diposisikan sebagai event pariwisata.

 

Pembahasan dengan lembaga adat menjadi bagian penting karena Festival Nondoi tidak dapat diperlakukan seperti festival biasa.

 

Pelaksanaan ritual memiliki ketentuan adat yang harus tetap dijaga.

 

“Festival Nondoi tidak bisa diperlakukan seperti festibal biasa. Ritualnya punya ketentuan adat yang harus dijaga,” ucap Yudhistira.

 

Disbudpar PPU kini menyiapkan pembahasan lanjutan bersama pihak terkait agar persyaratan event dapat dipenuhi tanpa menghilangkan karakter Nondoi sebagai ritual adat.

 

Targetnya, Festival Nondoi tidak hanya menjadi agenda tahunan daerah, tetapi memiliki posisi lebih luas sebagai event budaya yang dapat masuk dalam promosi pariwisata nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *