Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvertorialPenajamPPU

Jelang Hari Pariwisata Internasional, Disbudpar PPU Siapkan Aksi Bersih-Bersih di Destinasi Wisata

8
×

Jelang Hari Pariwisata Internasional, Disbudpar PPU Siapkan Aksi Bersih-Bersih di Destinasi Wisata

Sebarkan artikel ini

Penajam – Menjelang Hari Pariwisata Internasional yang diperingati 27 September, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan aksi bersih-bersih di destinasi wisata pada 25 September.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aksi serentak kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Di PPU, kawasan wisata, khususnya pantai, menjadi sasaran kegiatan.

Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar PPU, Yudhistira Arlianta, mengatakan bersih-bersih menjadi salah satu kegiatan yang cukup sering dilakukan di kawasan wisata.

“Dalam waktu dekat, ada kegiatan bersih-bersih di salah satu destinasi dalam rangka Hari Pariwisata Internasional. Kegiatannya serempak se-Kaltim dan puncaknya 27 September,” kata Yudhistira, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga kawasan wisata tetap bersih dan nyaman dikunjungi. Pantai menjadi salah satu lokasi yang kerap dipilih karena banyak dikunjungi masyarakat.

Selain kegiatan di lapangan, Disbudpar juga ingin rapat bersama perangkat daerah sesekali digelar di lokasi wisata. Pertemuan seperti itu dinilai bisa sekaligus mengenalkan potensi wisata dan usaha pariwisata di PPU.

Rencana tersebut belum banyak dijalankan karena kondisi fiskal daerah. Untuk sementara, kegiatan rapat masih dilaksanakan di kantor.

Yudhistira menyebut kegiatan kedinasan di tempat usaha pariwisata pernah dilakukan sebelumnya. Forum Konsultasi Publik (FKP), misalnya, sempat digelar di kafe pada tahun lalu.

“Kafe, hotel dan restoran juga bagian dari sektor pariwisata. Jadi pariwisata tidak hanya soal destinasi,” ujarnya.

PPU memiliki beragam potensi wisata, terutama bentang alam dengan sejumlah pantai yang menjadi daya tarik wisatawan. Di sisi lain, sektor pariwisata juga ditopang usaha seperti hotel, restoran dan kafe yang menjadi bagian dari ekosistem pariwisata daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *