Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvertorialPenajamPPU

Perkuat Wisata Susur Sungai Tunan, Disbudpar PPU Ajukan Kapal Kapasitas 5-6 Orang

4
×

Perkuat Wisata Susur Sungai Tunan, Disbudpar PPU Ajukan Kapal Kapasitas 5-6 Orang

Sebarkan artikel ini

Penajam – Pengembangan wisata susur Sungai Tunan di Waru Tua, Penajam Paser Utara (PPU), masih terbatas pada satu kapal pinjaman. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU mengusulkan tambahan satu kapal berkapasitas 5-6 orang untuk membuka layanan perjalanan privat.

Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar PPU, Yunias Yudhistira Arlianta, mengatakan usulan tersebut telah diajukan kepada pemerintah provinsi sejak tahun lalu. Sampai saat ini, belum ada kepastian kapan kapal tambahan itu dapat direalisasikan.

“Yang terealisasi baru satu kapal yang dipinjamkan Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim. Kalau yang kami ajukan untuk trip privat, memang belum, masih menunggu,” kata Yudhistira, Jumat (18/9/2026).

Kapal yang saat ini digunakan untuk susur Sungai Tunan merupakan fasilitas pinjam pakai dari Pemerintah Provinsi Kaltim. Kapasitasnya maksimal 12 orang dalam satu perjalanan.

Sementara kapal tambahan yang diajukan Disbudpar PPU memiliki ukuran lebih kecil. Kapal tersebut diproyeksikan membawa sekitar 5-6 orang sehingga dapat digunakan untuk wisatawan yang menginginkan perjalanan dengan kelompok kecil.

“Kita sudah ajukan, kita minta ukuran 5-6 orang,” ujarnya.

Menurut Yudhistira, tambahan sarana transportasi air diperlukan untuk mendukung pengembangan wisata Sungai Tunan yang mengandalkan potensi alam kawasan sungai dan mangrove.

Jalur tersebut menjadi salah satu kawasan yang memiliki habitat bekantan, primata khas Kalimantan yang dapat dijumpai di sekitar ekosistem mangrove. Potensi itu menjadi bagian dari pengalaman wisata yang ditawarkan melalui perjalanan menyusuri sungai.

Pengembangan wisata juga diarahkan hingga ke kawasan Pantai Corong. Wisatawan nantinya dapat menikmati perjalanan dari kawasan sungai dan berakhir di kawasan pesisir.

“Susur Sungai Tunan ini memang nanti finisnya di Pantai Corong,” kata Yudhistira.

Disbudpar PPU masih menunggu kepastian atas usulan kapal tersebut. Selama tambahan armada belum tersedia, kegiatan susur Sungai Tunan tetap memanfaatkan satu kapal pinjaman yang telah tersedia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

Kembangkan Mangrove Kampung Baru, Disbudpar PPU Usulkan Pembebasan…