Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
DaerahKukar

Semangat Dasawisma di Desa Tani Harapan Jadi Inspirasi bagi Mahasiswa KKN Kolaborasi UNMUL x UNIKARTA

407
×

Semangat Dasawisma di Desa Tani Harapan Jadi Inspirasi bagi Mahasiswa KKN Kolaborasi UNMUL x UNIKARTA

Sebarkan artikel ini

Loa Janan, Artanews.id – Semangat gotong royong dan kekompakan masyarakat Desa Tani Harapan, Kecamatan Loa Janan, dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-22 Desa Tani Harapan mendapat apresiasi dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Mulawarman (UNMUL) dan Universitas Kutai Kartanegara (UNIKARTA).

Peringatan tahun ini diramaikan dengan kegiatan Lomba Dasawisma dan Rumah Sehat Aku Hatinya PKK, yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum membangkitkan kembali semangat kebersamaan masyarakat.

Empat belas RT di Desa Tani Harapan bergerak serentak melakukan pembenahan lingkungan. Pekarangan rumah ditata menjadi lebih asri dan produktif dengan penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), sayuran, hingga tanaman pangan yang dapat dimanfaatkan oleh warga.

Hampir seluruh rumah warga juga telah memasang papan Aku Hatinya PKK, sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Humas KKN Kolaborasi UNMUL x UNIKARTA Desa Tani Harapan, Haikal Faturrahman, mengatakan mahasiswa mendapatkan banyak pelajaran berharga dari semangat masyarakat dan keberhasilan Pemerintah Desa dalam menghidupkan kembali gerakan Dasawisma.

“Sebagai mahasiswa, kami justru banyak belajar dari Desa Tani Harapan. Kami melihat bagaimana gerakan PKK di sini sangat aktif, Dasawisma berjalan dengan baik, dan masyarakat memiliki semangat gotong royong yang luar biasa,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Pemerintah Desa Tani Harapan yang mampu membangun partisipasi masyarakat hingga ke tingkat RT dan Dasawisma.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Desa Tani Harapan dan TP PKK Desa yang berhasil menghadirkan gerakan yang benar-benar hidup di tengah masyarakat. Ini bukan hanya soal lomba, tetapi bagaimana masyarakat kembali bergerak bersama untuk menjaga lingkungan dan memperkuat kebersamaan,” katanya.

Ia menilai, semangat yang ditunjukkan masyarakat Desa Tani Harapan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain, terutama dalam membangun partisipasi warga dan menghidupkan kembali gerakan Dasawisma sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga.

Kehadiran Tim Juri TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara pun semakin menambah optimisme warga. Semangat, kekompakan, dan antusiasme masyarakat dinilai menjadi energi baru bagi kebangkitan Gerakan Dasawisma di Kutai Kartanegara.

Bagi mahasiswa KKN Kolaborasi UNMUL x UNIKARTA, Desa Tani Harapan bukan sekadar lokasi pengabdian, melainkan ruang belajar yang menunjukkan bahwa pembangunan desa dapat berjalan dengan baik ketika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama dalam semangat gotong royong. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *