Penajam – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar aksi bersih Pantai Tanjung Jumlai dalam rangka memperingati World Tourism Day atau Hari Pariwisata Sedunia, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30-10.00 WITA itu melibatkan sekitar 400 peserta dari unsur pemerintah, Forkopimda, perusahaan, pelajar, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) hingga duta wisata.
Dari aksi bersih di sepanjang bibir pantai dan sekitarnya tersebut, terkumpul 471,3 kilogram sampah residu.
Kepala Disbudpar PPU, Safwana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Pariwisata Sedunia yang dilaksanakan secara serentak di Kalimantan Timur.
“Ini bagian dari rangkaian peringatan Hari Pariwisata Sedunia. Kami ingin mengajak berbagai pihak ikut menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi wisata, karena tanggung jawab ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah,” kata Safwana.
Pantai Tanjung Jumlai dipilih karena menjadi salah satu destinasi wisata andalan PPU yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama pada akhir pekan. Kondisi itu membuat kebersihan kawasan pantai perlu mendapat perhatian bersama.
Safwana mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut, termasuk dunia usaha yang ikut mendukung aksi bersih lingkungan.
“Antusiasme peserta hari ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga dukungan masyarakat, pelaku usaha dan berbagai pihak sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Dukungan tersebut datang di antaranya dari Bank Kaltimtara Cabang PPU, PT KPB Lawe-Lawe dan PT Pertamina Patra Niaga Project Lawe-Lawe.
Menurut Safwana, keterlibatan lintas sektor menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan wisata tetap bersih sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.
Aksi tersebut juga dikaitkan dengan gerakan Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang menjadi salah satu upaya membangun lingkungan yang bersih dan nyaman.
(Adv)














