Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvertorialPenajamPPU

Disbudpar PPU Susun Pentas Seni Tematik, RTH Depan Stadion Jadi Opsi Lokasi

17
×

Disbudpar PPU Susun Pentas Seni Tematik, RTH Depan Stadion Jadi Opsi Lokasi

Sebarkan artikel ini

Disbudpar PPU Susun Pentas Seni Tematik, RTH Depan Stadion Jadi Opsi Lokasi

Penajam – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan pentas seni dengan konsep tematik yang direncanakan digelar empat kali dalam setahun.

Konsep tersebut kini masuk dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Disbudpar PPU. Lokasi kegiatan yang selama ini dipusatkan di Alun-Alun Penajam juga berpeluang bergeser ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) depan Stadion Panglima Sentik Penajam.

Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar PPU, Yudhistira Arlianta, mengatakan perubahan lokasi mengikuti rencana pemanfaatan RTH yang mulai diarahkan menjadi pusat aktivitas masyarakat, termasuk kuliner.

“Awalnya kami menyusun kegiatan di Alun-Alun. Tapi ada rencana kawasan RTH depan stadion dikembangkan sebagai pusat kuliner, sehingga untuk 2027 lokasi pentas seni perlu kami evaluasi dan sesuaikan,” kata Yudhistira, Selasa (22/9/2026).

Pentas seni tetap dirancang dengan format tematik. Setiap pelaksanaan akan mengangkat tema tertentu dan menyesuaikan bentuk pertunjukan yang ditampilkan.

“Kalau temanya puisi, misalnya, maka pertunjukan yang disiapkan juga berkaitan dengan puisi. Dalam setahun direncanakan empat kali dengan format seperti itu,” ujarnya.

Meski begitu, pemanfaatan RTH depan stadion masih dilakukan bertahap. Untuk tahun ini, Alun-Alun tetap menjadi lokasi pentas seni, sementara RTH mulai diperkenalkan sebagai ruang aktivitas pada hari-hari tertentu.

“Untuk pengenalan dulu, kegiatan weekday bisa diarahkan ke RTH. Sementara malam minggu masih di Alun-Alun, jadi pementasan tetap berjalan di sana,” jelasnya.

Yudhistira menyebut perubahan lokasi akan kembali dibahas dalam penyusunan RKA 2027, termasuk menyesuaikan konsep kegiatan dengan fungsi kawasan RTH.

“Kalau teman-teman Himpunan UMKM Taman Alun-Alun (HUTA) dipindahkan ke RTH, mau tidak mau kami juga melakukan penyesuaian dalam RKA pentas seni. Jadi konsep dan lokasinya akan kami matangkan lagi,” pungkas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *