Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvertorialPenajamPPU

Tokoh yang Rawat Budaya Paser Disiapkan Dapat Apresiasi di Nondoi 2026

6
×

Tokoh yang Rawat Budaya Paser Disiapkan Dapat Apresiasi di Nondoi 2026

Sebarkan artikel ini

Penajam – Festival Nondoi 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) disiapkan dengan agenda apresiasi bagi tokoh yang selama ini berperan menjaga budaya Paser.

Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, Budi Setyo, mengatakan rencana tersebut sudah dibahas bersama Lembaga Adat Paser (LAP) dan calon penyelenggara. Bentuknya berupa piagam penghargaan untuk tokoh budaya.

“Insyaallah ada. Gambaran setelah kami diskusi dengan teman-teman LAP dan calon EO, memang ada rencana pemberian apresiasi untuk tokoh budaya,” kata Budi, Rabu (7/10/2026).

Budi mengatakan penghargaan diarahkan kepada tokoh yang punya peran besar dalam pengembangan, pelestarian hingga revitalisasi budaya Paser.

“Masih dalam pembahasan juga. Penghargaan itu kan berkaitan dsngan tokoh yamg memiliki peran besar terhadap pengembangan dan pelestadian kebudayaan,” ujarnya.

Disbudpar juga ingin penerima penghargaan tidak selalu orang yang sama. Kesempatan diberikan kepada tokoh lain yang selama ini ikut menjaga budaya Paser.

“Mestinya ganti lagi. Kita ingin ada tokoh lain yang juga punya peran sebagai pelestari budaya,” jelasnya.

Salah satu yang berpeluang masuk pembahasan berkaitan dengan Petep. Unsur budaya Paser tersebut baru ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) pada 2026.

Petep memiliki kaitan langsung dengan Nondoi karena digunakan dalam ritual adat Paser. Dalam Festival Nondoi, Petep juga menjadi bagian dari seremoni pembukaan melalui prosesi pemulukan Petep.

Terlebih tahun ini alat musik tradisional itu baru ditetapkan sebagai WBTB.

Rencana penghargaan tersebut masih dalam pembahasan internal, termasuk penentuan tokoh yang akan menerima apresiasi pada Festival Nondoi 2026.

(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *