Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
DaerahKukarTerkini

Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar Siapkan Program Rumah Layak Huni untuk Korban Kebakaran Tenggarong

24
×

Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar Siapkan Program Rumah Layak Huni untuk Korban Kebakaran Tenggarong

Sebarkan artikel ini

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji bersama Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri meninjau lokasi kebakaran di Jalan A.M. Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kamis (8/10/2026). Kunjungan tersebut bertujuan menyalurkan bantuan logistik sekaligus merencanakan program pemulihan permukiman bagi warga terdampak.

​Dalam peninjauan tersebut, kedua pejabat mengecek kondisi pascakebakaran, meninjau kesiapan dapur umum, serta menyerahkan bantuan secara simbolis. Bantuan yang disalurkan melalui anggaran APBD dan APBN mencakup bahan pangan, pakaian, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan pengungsian.

​Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengapresiasi kehadiran Wagub Kaltim yang dinilainya penting untuk memberikan dukungan moral serta memperkuat koordinasi penanganan pascabencana.

​“Alhamdulillah, kita bersama Pak Wagub meninjau lokasi pascakebakaran. Ini penting sebagai suntikan moril masyarakat terdampak,” kata Aulia dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).

​Sebagai langkah pemulihan jangka panjang, Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemkab Kukar berencana merekonstruksi rumah warga terdampak melalui program Rumah Layak Huni (RLH). Proses ini diawali dengan pendataan oleh perangkat daerah kabupaten, yang dilanjutkan dengan peninjauan teknis oleh Dinas PUPR Provinsi Kaltim.

​Selain pemulihan hunian, Pemprov Kaltim juga mengkaji penyediaan sejumlah titik sumur bor di kawasan pemukiman padat guna meningkatkan kesiapsiagaan dan memenuhi kebutuhan air saat penanganan kebakaran di masa depan.

​Dalam kesempatan itu, Aulia turut menyampaikan apresiasi kepada tim pemadam kebakaran, BPBD, jajaran kecamatan dan kelurahan, relawan, serta warga yang terlibat aktif dalam pemadaman dan penanganan darurat.

​”Kolaborasi berbagai pihak dibutuhkan agar kebutuhan korban dapat ditangani secara bertahap. Kita usahakan pemulihannya secara bersama,” ujar Aulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *