KUTAI TIMUR – Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan atlet menjadi salah satu bagian dalam pelepasan kontingen Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur. Pemberian perlindungan tersebut menyertai kesiapan 1.014 atlet yang akan bertanding membawa nama daerah.
Perlindungan ketenagakerjaan menjadi perhatian dalam kegiatan olahraga yang memiliki risiko selama proses latihan maupun pertandingan. Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, para atlet diharapkan memperoleh dukungan perlindungan saat menjalankan aktivitas olahraga.
Penyerahan kartu secara simbolis menjadi penanda bahwa aspek keselamatan turut diperhatikan dalam persiapan kontingen. Atlet tidak hanya dipersiapkan untuk mengejar prestasi, tetapi juga mendapatkan dukungan dalam menghadapi risiko yang mungkin terjadi selama kegiatan olahraga.
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi selaku Ketua Kontingen Porprov VIII Kaltim mengingatkan bahwa perjuangan meraih prestasi harus tetap mengedepankan nilai sportivitas. Atlet tidak hanya dituntut mengejar kemenangan, tetapi juga menjaga sikap selama berkompetisi.
“Keinginan meraih kemenangan harus tetap berpijak pada sikap sportif sepanjang pertandingan, sehingga prestasi yang diperoleh juga mencerminkan kesungguhan dalam menjaga nilai-nilai olahraga,” ujar Mahyunadi saat menyampaikan laporan.
Dukungan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan memberikan rasa aman bagi atlet ketika menjalani pertandingan. Perlindungan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap para peserta yang akan mengikuti berbagai cabang olahraga.
Kontingen Kutim membawa target menembus posisi tiga besar pada Porprov VIII Kaltim. Dengan dukungan perlindungan dan persiapan yang dilakukan, atlet diharapkan mampu memberikan hasil maksimal sekaligus menjaga nama baik Kutai Timur di tingkat provinsi.














